fbpx
Skip to content

Waspada Burnout Syndrome Akibat Kelelahan Kerja, Begini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Waspada Burnout Syndrome Akibat Kelelahan Kerja, Begini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Waspada Burnout Syndrome Akibat Kelelahan Kerja, Begini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Work life balance ternyata menjadi tantangan tersendiri bagi pekerja saat ini. Menjaga keseimbangan kehidupan pribadi dengan di era yang serba cepat dan kompetitif ini sangatlah sulit. Salah satu dampak negatif yang dapat muncul dari tekanan ini adalah Burnout Syndrome. 

Sindrom yang satu ini muncul karena tekanan  kerja yang berlebihan dana kelelahan kerja yang tidak segera diatasi.  Lantas bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya di bawah ini.

Apa Itu Burnout Syndrome?

Dilansir dari World Health Organization, burnout secara khusus diartikan sebagai akibat dari stres kronis di tempat kerja yang belum berhasil dikelola. Kondisi ini tidak diklasifikasikan sebagai kondisi medis atau penyakit tertentu. kondisi fisik dan mental yang dihasilkan dari stres kronis di tempat kerja.

Burnout dapat mempengaruhi daya tahan tubuh, kebahagiaan, dan kinerja profesional seseorang. Secara umum, burnout yang terjadi pada seseorang ditandai dengan tugas hal berikut ini:

  • Merasa kelelahan secara emosional.
  • Kehabisan energi. 
  • Kehilangan motivasi dalam bekerja. 
  • Mengalami penurunan performa dalam pekerjaan mereka. 

Penyebab Burnout Syndrome

Burnout sudah menjadi isu global sebagai salah satu fenomena pekerjaan. Munculnya sindrom kelelahan akut ini disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Beban Kerja Berlebihan

Pekerjaan yang terlalu banyak atau terlalu rumit dapat menjadi penyebab utama burnout. Ketika seseorang terus-menerus dihadapkan pada tugas-tugas yang melebihi kapasitasnya akan menyebabkan dampak negatif seperti kelelahan akut.

2. Kurangnya Dukungan

Stres di tempat kerja bisa saja terjadi karena kurangnya dukungan dari atasan atau rekan kerja. Rasa terisolasi dan ketidakmampuan untuk membicarakan masalah pekerjaan dengan orang lain dapat memperburuk kondisi burnout.

3. Ketidakjelasan Peran

Terkadang seseorang dipekerjakan tidak sesuai dengan jobdesk yang diberikan. Hal ini akan menyebabkan munculnya rasa frustasi dan kelelahan yang berkelanjutan di tempat kerja.

4. Budaya Perusahaan yang Tidak Sesuai

Konflik yang muncul akibat perbedaan nilai yang dianut individu dan nilai-nilai perusahaan juga dapat menyebabkan burnout. Jika seseorang merasa bahwa nilai-nilai pribadinya tidak sejalan dengan nilai-nilai perusahaan, hal ini dapat menciptakan tekanan tersendiri di tempat kerja.

Cara Mengatasi Burnout Syndrome

Meskipun tidak diklasifikasikan sebagai masalah medis, burnout sangat berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental seseorang secara berkelanjutan. Oleh sebab itu burnout ini harus segera diatasi, berikut adalah cara yang bisa dilakukan:

1. Istirahat

Manusia bukanlah robot yang bisa mendapatkan tekanan dan bekerja terus menerus. Oleh sebab itu sediakan waktu untuk istirahat dan pemulihan dari burnout. 

Hal ini bisa dilakukan dengan mengambil liburan, cuti, atau bahkan istirahat sejenak di tengah-tengah hari kerja. Menjaga waktu yang seimbang antara kehidupan pribadi dan pekerjaan akan mengurangi tingkat stres dan kelelahan di tempat kerja.

2. Belajar Mengelola Waktu

Selanjutnya, hal yang bisa dilakukan adalah dengan belajar manajemen waktu yang baik. Buatlah jadwal yang bisa membantu mengatur manajemen tugas-tugas di tempat kerja. Prioritaskan tugas-tugas yang perlu diselesaikan terlebih dahulu dan belajar untuk mengatakan tidak ketika beban kerja sudah terlalu besar.

3. Mencari Dukungan Sosial

Ketika merasa kewalahan dalam menghadapi tekanan pekerjaan jangan ragu untuk mencari dukungan baik itu dari teman, keluarga, rekan kerja atau bahkan dari tenaga profesional. Berkomunikasi dengan orang terdekat bisa membantu mengurai masalah yang dihadapi.

Bahaya burnout syndrome memang sudah menjadi isu global. Bahkan WHO pun memasukkannya ke dalam salah satu fenomena pekerjaan yang disebabkan oleh stres kronis di tempat kerja. Dengan upaya yang tepat diharapkan bisa mengatasi masalah yang satu ini. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *