
OKR atau Objective Key Result merupakan strategi manajemen yang disusun dengan ambisius untuk mendorong perubahan yang positif di suatu perusahaan. Dalam praktiknya adalah dua macam OKR yang bisa digunakan oleh perusahaan.
Meskipun metode manajemen performa ini masih terdengar asing, namun saat ini banyak perusahaan yang mulai menggunakannya, termasuk perusahaan-perusahaan besar seperti Google dan Spotify. Nah, apabila ingin menggunakan OKR sebagai metode manajemen performa di perusahaan, maka simak terlebih dahulu macam-macam OKR berikut ini.
Macam-Macam Objective Key Result
OKR adalah metode manajemen performa yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk menyelaraskan tujuan individu karyawan dengan tujuan utama perusahaan. Dalam penerapannya terdapat dua jenis OKR yaitu:
1. Committed OKR
Pertama adalah committed OKR, yaitu OKR yang merepresentasikan sebuah tujuan yang telah disepakati dan harus dicapai. Dalam committed OKR seluruh anggota perusahaan sudah memiliki pemahaman yang jelas mengenai bagaimana suatu tujuan itu bisa dicapai, dengan demikian tujuan dalam committed OKR ini bisa dicapai 100%.
Tujuan utama dari OKR ini adalah memberikan motivasi kepada karyawan yang ada di perusahaan. Dengan demikian karyawan bisa merasakan kemenangan yang penuh dengan menyelesaikan 100% target yang ditentukan.
Meski sifatnya tetap dan jelas dapat terpenuhi, namun OKR harus tetap mendorong perubahan dan perkembangan yang progresif bagi perusahaan. Dengan demikian dalam OKR ini sifatnya kualitatif bukan kuantitatif yang menargetkan jumlah tertentu dalam tujuannya.
2. Aspirational OKR
Jenis Objective Key Result yang selanjutnya adalah aspirational OKR. Dalam OKR jenis ini tujuan yang ditargetkan lebih bersifat eksperimental, ambisius dan visioner.
Tujuan yang ditentukan dalam aspirational OKR ini bisa saja tidak terpenuhi 100%. Sebab dalam OKR ini memandang penting pertumbuhan berkelanjutan dalam perusahaan, sehingga meskipun hanya tercapai 70% saja sudah menunjukkan bahwa OKR tersebut sukses dilakukan.
Dalam OKR ini karyawan juga belum mengetahui dengan jelas apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang ditentukan. Dengan demikian akan memunculkan banyak ide dan inovasi dari inisiatif karyawan agar bisa berkontribusi dalam mencapai tujuan tersebut.
Itu tadi adalah penjelasan mengenai macam-macam Objective Key Result. Dengan mengetahui macam-macam OKR ini kamu dapat menentukan OKR mana yang lebih sesuai untuk diterapkan ke perusahaan.