
Apakah Anda seorang HR, Recruiter, atau praktisi pengembangan SDM yang sering mengalami kendala ini?
❌ Bingung menentukan apakah kandidat cocok dengan culture dan tuntutan pekerjaan?
❌ Lelah melakukan skoring tes psikologi secara manual yang memakan waktu?
❌ Takut salah interpretasi hasil tes sehingga merekrut orang yang salah? ❌ Ingin menggunakan PAPI Kostik tapi belum paham landasan teori dan cara bacanya yang benar?
Tes PAPI (Personality and Preference Inventory) Kostick adalah alat psikometrik yang dirancang untuk mengukur karakteristik kepribadian seseorang, terutama dalam konteks profesional atau lingkungan kerja. Tes ini dikembangkan oleh Dr. Max Kostick, seorang psikolog industri dan organisasi, pada tahun 1960-an. Tes PAPI biasanya digunakan oleh perusahaan dan organisasi untuk mengevaluasi calon karyawan atau untuk pengembangan profesional karyawan yang sudah ada.
Tes PAPI Kostick biasanya terdiri dari sejumlah pernyataan atau pertanyaan yang harus dijawab oleh responden. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang berbagai aspek kepribadian, termasuk namun tidak terbatas pada:
– Motivasi
– Gaya komunikasi
– Toleransi terhadap stres
– Kemampuan untuk bekerja dalam tim
– Kemampuan kepemimpinan
Hasil tes ini seringkali digunakan untuk membuat keputusan dalam proses seleksi, penempatan, dan pengembangan karyawan. Mereka juga dapat digunakan dalam analisis gap kompetensi, di mana perusahaan mengidentifikasi perbedaan antara kompetensi yang dimiliki oleh karyawan dan kompetensi yang diperlukan untuk sukses dalam peran atau proyek tertentu.
Dalam konteks pengambilan keputusan berbasis data dan peningkatan proses berkelanjutan, tes seperti PAPI Kostick dapat memberikan informasi statistik dan empiris tentang sumber daya manusia, yang selanjutnya bisa digunakan untuk optimasi dan efisiensi.

Recruitment & People Development Trainer with more than 12 years in various industry
Human Capital Pelaksana Pusat Kampus Merdeka Universitas Gadjah Mada (UGM)














⛔Isilah Form Dengan Benar! ⛔
Isilah Nama Lengkap Bukan Nama Panggilan! dan Tulis No Whatsapp Aktif Anda.